Langsung ke konten utama

Postingan

15 Mei 2016, Penanaman Mangrove Dalam Rangka Memperingati Dies Natalis Pasung ke 17

Penanaman Mangrove Dalam Rangka Memperingati Dies Natalis Pasung ke 17 Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan pada bulan mei, yang di awali pada tanggal 2 Mei yaitu aksi cabut paku dan kegiatan yang kedua  Penanaman pohon mangrove tanggal 15 Mei. Melalui kegiatan ini diharapkan terwujud suatu lingkungan yang indah, rindang, dan sejuk dalam rangka menyelamatkan alam dari kerusakan khususnya di bibir pantai. Selain menciptakan lingkungan lestari, kegitan penghijauan ini dapat menjadi suatu elemen kecil yang turut serta mengurangi pemanasan global dengan sumbangan oksigen dari tumbuhan yang ditanam. Gerakan Peduli Lingkungan merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia. D engan adanya kegiatan ini kita dapat merapatkan kekerabatan kita , a dapun tujuan dari kegiatan ini antara lain : I.           TUJUAN 1 .    Memperingati hari lahirnya Pasung yang ke 1 7 tahun 2.  ...

Aksi cabut paku dengan rute alun - alun Sidoarjo sampai Bunderan Waru

Aksi cabut paku dengan rute alun - alun Sidoarjo sampai Bunderan Waru Tanggal 2 Mei 2016 Gerakan Peduli Lingkungan Dalam Rangka Dies Natalis Pecinta Alam Universitas Sunan Giri Surabaya (PASUNG) K e – XVII “Merapatkan Barisan Untuk Menumbuhkan Kepedulian Terhadap Lingkungan” Sidoarjo – Dalam rangka memperingati   D ies N atalis Pecinta Alam Universitas Sunan Giri Surabaya (PASUNG) pada tanggal 17 Mei 1999. Saat ini tahun 2016 D ies N atalis (PASUNG) ke-XVII memiliki beberapa agenda, salah satunya yakni aksi C abut Paku yang dilaksanakan pada 02 Mei 2016.             Berawal dari tingkat kepedulian serta kekhawatiran terhadap keadaan lingkungan serta kehijauan bumi yang semakin gersang, Pecinta Alam Universitas sunan Giri Surabaya (PASUNG) berusaha untuk menjaga Asrinya bumi ini, dengan Merapatkan Barisan Untuk Menumbuhkan Kepedulian Terhadap Lingkungan. Dengan demikian konsep acara ini di susun untuk ...

Memaknai Sebuah Arti

Memaknai Sebuah Arti

Peringatan Hari Air Sedunia 2016

Jika peduli tentu tidak akan membutakan diri, tentu saja tidak sok tuli. Peduli itu dari hati. Menjadi sebagian kecil yang nenyibukkan diri di antara terbatasnya waktu, bukankah harus disyukuri? Dan bukankah kita tidak perlu mempengaruhi banyak orang untuk peduli. Cukup mengajak satu orang agar peduli dan biarkan orang itu mengajak orang lain. Cukup seperti itu. Setidaknya sebelum mati, kita pernah berarti. Juga tak perlu berkecil hati, jika kau berjuang dengan jumlah kepala yang sedikit. Karena kebaikan selalu tidak mudah. Semoga lelahku lillah. Semoga lelahmu lillah. Semoga kode etikmu selalu amanah. Terus berjuang untuk lingkungan, apa pun benderamu.