Langsung ke konten utama

Postingan

MENGHINDARI RADIKALISME KAMPUS

MENGHINDARI RADIKALISME KAMPUS ... Bledug ... !!! Di Surabaya dibeberapa lokasi bom mbledug. Di usut ternyata pelaku alumni sebuah institut terpandang di kota itu. Segera saja tudingan menunjuk, di kampus-kampus sudah terjadi penyemaian paham paham radikalisme. Yang tentu saja segera ditolak oleh pak Rektornya. Kemaren malem di tv disiarkan. Kasus penyerangan di Polda Riau, pengusutan membawa ke sebuah universitas. Eduannya, konon bahkan bom dirakit di gelanggang mahasiswa sebuah fakultas di dalam lokasi kampus. Sudah sejak lama, kampus dituding menjadi sarang berkembangnya paham radikalisme ini. Pihak pihak tertentu, dengan sengaja menggunakan jiwa idealisme mahasiswa yang masih muda dan fresh ini untuk kepentingan pergerakan kaum radikal. Sekalipun pemegang otoritas di kampus juga sudah berusaha mati-matian untuk menghilangkan stigma yang kadung melekat. Radikalisme mestinya tidak kompatible dengan kehidupan kampus. Dunia kampus mestinya memberikan pandangan terb...

JUST FOR REMINDER

JUST FOR REMINDER ...  Sekarang Juni ... besok juli, agustus dst., di sekolah adalah saat untuk penerimaan siswa dan mahasiswa baru. Momen yang juga disiapkan untuk menerima pendaftaran anggota baru, termasuk kegiatan ekstra kurikuler, bagi mereka yang punya minat berkegiatan di alam terbuka, yaitu grup sispala dan mapala. Lalu sangat wajar, jika muncul banyak pertanyaan tentang kegiatan ini. Dari yang mulai sangat teknis, bahkan sampai pada tingkatan yang lebih substansial esensial. Tentu pertanyaan-pertanyaan tadi harus dijawab dengan cepat, tepat, akurat, relevan dan konsepsional. Terutama untuk menghindarkan mispersepsi yang ujungnya salah kaprah di semua sisi. Tulisan ini sengaja hanya untuk mengingatkan pada kita semua, tentang tahapan prosesi, mengenai substansi dari tiap materi, tentang wawasan mental dan kognitif yang ingin dicapai. Sehingga muaranya adalah sejumlah program darma bakti, demi sang ibu pertiwi. Sama sakali bukan untuk menggurui, ...

Kearifan lokal

SANG LOCAL WISDOM .... Kearifan lokal ... Sebagian orang menanggapinya dengan cara negatip, karena seringkali dianggap berbau klenik. Penuh dengan cerita jan jin jun. Alam ghaib yang tak nampak, yang sekilas bahkan serba tak masuk akal. Lantas menganggapnya tidak lagi kompatibel dengan kemajuan sang jaman, yang serba instan, komputerisasi dan otomatisasi. Sebagian yang lain melihatnya dengan cara berbeda. Cerita para orang tua, tidak ditelanjangi langsung melalui sang akal logika. Melainkan diserap, dimengerti lalu dipahami makna dalamannya. Tidak ansich kata perkata, layaknya kita menerangkan simbol-simbol, yang mencuat dari sejarah dan peradaban manusia itu sendiri. Nak, ini magrib, ayo masuk rumah, nanti dibawa sama sandekala ... ibu berteriak teriak pada anak-anaknya. Nak, jangan jongkok dipintu, nanti jodohmu susah , begitu kata nenek. Nak, anak kecil tak boleh makan pisang paling sisi. Dan seabreg peringatan lainnya, yang semuanya dibungkus dengan kata b...

BENARKAH ? GURU / INSTRUKTUR YANG BAIK ADALAH MEREKA YANG …..

BENARKAH ? GURU / INSTRUKTUR YANG BAIK ADALAH MEREKA YANG ….. Yang bisa ….. membuat murid-murid, yang lebih baik dari dirinya sendiri ….. ! Pelatih yang mumpuni, adalah pelatih yang mampu anak-anak didiknya, lebih terampil dari dirinya sendiri. Sama saja, sami mawon …. Dan konon itulah stigma yang terus menerus dilekatkan pada mereka, yang menyandang predikat selaku guru, pelatih, instruktur, trainer, senpai, dll. Kemudian mendapatkan anggukan koletif dari masyarakat disekitarnya. Guru yang baik adalah guru yang mampu memotivasi para siswanya, untuk terus belajar, terus berlatih, terus mempersiapkan diri, terus membaca buku, terus mencari ilmu . Memberi motivasi bahwa bintang dilangit, diadakan Tuhan semata mata untuk digapai. Seperti bulan di orbit bumi hanya ada untuk disambangi para astronot. Layaknya puncak Himalaya di wilayah dead-zone, hanya ada semata mata untuk didaki dan diduduki …. Guru yang baik, layaknya para pelatih tinju atau beladiri lainnya. M...

JUST THE ORDINARY “PECINTA ALAM”.

JUST THE ORDINARY “PECINTA ALAM”. Salah satu ... Masalah terbesar bagaimana proses pembelajaran terhenti, adalah adanya klaim. Sebuah pernyataan tentang siapa aku siapa kamu. Ujungnya , kamu jangan pernah coba-coba memasuki wilayah keahlianku, karena toh .... “emangnya siapa kamu ?”. Intinya basis kualifikasi dan kompetensi seseorang dijadikan satu-satunya aspek penilaian. Kalau anda fisikawan, jangan memasuki ruangan para psikoloog dan bioloog. Sebaliknya jika anda psikoloog, anda tahu apa tentang fisika. Ngerti apa pula mengenai biologi. Jika anda biloog, pertanyaan senada akan disampaikan. Intinya, belum sampai masuk pada ranah tentang APA yang akan dikatakan, anda pasti terganjal dengan pertanyaan emangnya SIAPA anda. Klaim itu adalah kartu truf tentang siapa dia siapa anda. Diskusi mentok, masing-masing bermain dalam kotaknya sendiri, yang diberi label para “spesialis”. Seseorang yang meneliti keilmuannya sendiri semakin dalam, namun seringkali juga se...

IS THERE ANY SECOND CHANCE ?

IS THERE ANY SECOND CHANCE ? Apa mungkin ada kesempatan kedua, terus ketiga, keempat, kelima dst ??? . Sebuah pertanyaan dari seorang sohib kemaren d ulu di akun FB. Pertanyaan yang sangat bagus ... Walaupun maaf, justru mungkin jawabannya yang kurang bagus ... he he Karena setiap kita, mestinya mengharapkan bahwa jawabannya adalah “iya”, selalu ada kesempatan kedua ... yes, theres is always be the second chance, even the third, the fourth ... Jikapun kita gagal kali ini, besok atau lusa, akan selalu ada kesempatan kedua , ketiga, keempat. Sebuah urutan kesempatan, pada sebuah hal yang sama secara ber ulang-ulang. Kayak hari ini kita ditolak cinta sama seorang gadis, lalu patah hati. Tapi tak usah khawatir, besok kita nyatakan lagi perasaan itu, dan jikapun masih ditolak, tenang saja masih ada hari lusa. Seminggu berturut turut, kesempatan diterima itu semakin menipis, malahan si gadis berbalik sebal, dan sang perasaan harus merasakan haru biru dan babak belur ....

Pantai, Air Terjun, Tebing, Camping || Pantai Pelang ||

Pantai, Air Terjun, Tebing, Camping Pantai Pelang Trenggalek, selain kotanya yang ramah dan bersahabat, ternyata menyimpan ke eksotisan wisata alamnya. Adalah wisata pantai yang sangat menakjubkan yaitu Pantai Pelang yang lokasinya dapat di tempuh 2,5 jam dari kota trenggalek untuk mencapai lokasi ini atau setidaknya 56 km dari kota Trenggalek. Pantai ini terletak di desa Wonocoyo kecamatan Panggul kabupaten Trenggalek. Akses menuju ke sana sangat mudah dari pusat kota, menuju utara sampai pertigaan Jarakan lurus ke barat menuju jalur panggul dan Pacitan. Namun seperti kebanyakan pantai di Trenggalek perjalanan menuju pantai Pelang pun juga menantang adrenalin karena jalanan yang naik turun dengan tikungan yang tajam dan kedua sisi terdapat jurang yang dalam. Namun perjalanan yang menguras energi tersebut seakan terbayar dengan indahnya pemandangan  serta sejuknya hawa pegunungan hampir disepanjang  kecamatan dongko dan panggul.  Dengan han...